“CrimsonLogic Dipilih untuk Menyediakan Sistem Lisensi Bisnis Baru ... - ANTARA” plus 2 more

Kamis, 01 Desember 2011

“CrimsonLogic Dipilih untuk Menyediakan Sistem Lisensi Bisnis Baru ... - ANTARA” plus 2 more


CrimsonLogic Dipilih untuk Menyediakan Sistem Lisensi Bisnis Baru ... - ANTARA

Posted: 29 Nov 2011 07:40 PM PST

AsiaNet 47406

SINGAPURA, 30 November 2011 (ANTARA/PRNewswire-Asia-AsiaNet) --

     CrimsonLogic, penyedia solusi eGovernment global yang terkemuka, baru-baru ini mengumumkan keberhasilannya memenangkan proyek dari Pemerintah Singapura untuk mengembangkan sistem lisensi bisnis baru yang terpadu pada beberapa perusahaan. Sistem baru ini akan menggantikan Layanan Lisensi Bisnis Online - Online Business Licensing Service (OBLS) dan mengubah cara perusahaan di Singapura untuk memperoleh lisensinya. Sistem ini diharapkan akan 'berjalan' dan menggantikan OBLS pada akhir tahun 2013.

     Sistem lisensi bisnis baru yang terpadu ini akan berfungsi sebagai portal layanan di bawah satu atap untuk manajemen lisensi, pemenuhan dan portofolio dalam proses aplikasi lisensi bisnis. Dengan penerapan baru ini, sistem tersebut akan memadukan lebih dari 250 lisensi bisnis dari 18 kementerian dan instansi pemerintah. Berbagai instansi pemerintah tersebut mencakup Kementerian Pendidikan (MOE), Kementerian Hukum (MINLAW), Kementerian Tenaga Kerja (MOM), Otoritas Pertanian Pangan dan Dokter Hewan Singapura (AVA), Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA), dan Lembaga Lingkungan Nasional (NEA). Bagi para pemilik bisnis, mereka akan memiliki akses yang lebih luas untuk masuk ke beberapa instansi dan menghabiskan lebih sedikit waktu dalam melibatkan organisasi individu secara terpisah untuk kebutuhan lisensi. Sistem baru ini juga akan memastikan pengalaman para pengguna yang efisien dan konsisten untuk komunitas bisnis di Singapura.

     Instansi pemerintah dapat dengan mudah menerapkan perubahan yang diperlukan dalam mesin sistem lisensi bisnis, yang disebabkan oleh perubahan kebijakan. Sistem baru ini juga dapat memfasilitasi pelaksanaan perubahan dalam beberapa instansi secara cepat dan konsisten untuk mempercepat pengambilan keputusan pada aplikasi lisensi. Dalam sebuah skenario di mana perubahan kebijakan mempengaruhi lebih dari satu instansi, sistem baru ini akan memungkinkan mereka mengoperasikan perubahan secara cepat dan terkoordinasi. Ini akan membantu memastikan bahwa perubahan kebijakan akan mempengaruhi sistem pada waktu yang tepat, dan mengurangi ketidakpastian dan kesalahan informasi bagi para pengguna.

     Platform ini memanfaatkan infrastruktur virtual yang lebih kuat, hemat energi dan menurunkan investasi belanja modal pada perangkat keras, namun masih cukup fleksibel untuk mengakomodasi instansi pemerintah yang baru berpartisipasi dan jenis lisensi.

     "Tahun ini Bank Dunia telah memberikan peringkat bagi Singapura sebagai tempat termudah untuk berbisnis. Kami merasa senang memiliki peran utama dalam memperkuat posisi Singapura di wilayah ini," kata Leong Peng Kiong, CEO CrimsonLogic Pte Ltd. "Para investor harus merasa diterima di lingkungan bisnis Singapura, karena pengusaha dan pemilik usaha kecil dapat memperoleh informasi yang tepat dan melengkapi proses hukum yang diperlukan secara cepat.

     "Dengan memusatkan pada peraturan otomatis yang ditetapkan oleh berbagai instansi pemerintah, proses persetujuan aplikasi lisensi akan lebih cepat dan efisien. Akibatnya, sistem generasi berikutnya ini akan meningkatkan kemudahan berbisnis di Singapura, membuat negara tersebut lebih kompetitif dan menarik sebagai pusat bisnis global."

     Tentang CrimsonLogic Pte Ltd

     CrimsonLogic adalah mitra terpercaya bagi pemerintah. Selama lebih dari 20 tahun, CrimsonLogic telah bekerjasama dengan berbagai pemerintahan di seluruh dunia untuk mendapatkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan agar lebih mudah dalam bekerjasama dengan warga mereka. Perusahaan ini terus mengatur standar industri dengan memberikan solusi eGovernment pertama di dunia. CrimsonLogic menyediakan layanan berkelanjutan, mulai dari merancang sampai mengoperasikan layanan ini untuk mendorong perbaikan yang penting dan tahan lama. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.crimsonlogic.com .

     Untuk informasi lebih lanjut:

     Francis Huan
     CrimsonLogic Pte Ltd
     Tel:    6887-7173
     Ponsel: 9820-5994
     Email:  francishuan@crimsonlogic.com

     Yvette Yeo / Aru Sayed / Felicia Goh
     Text 100 Public Relations
     Tel:    6603-9000
     Email:  crimsonlogic@text100.com.sg

     SUMBER  CrimsonLogic Pte Ltd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Undip Sulut Semangat Entrepreneurship Mahasiswa - Okezone

Posted: 30 Nov 2011 08:32 PM PST

JAKARTA - Bisnis online memang tengah menjadi strategi favorit berbagai kalangan. Selain tanpa perlu modal untuk beriklan, bisnis online juga cukup mudah untuk dijalani, bahkan bagi mahasiswa.

Melihat kondisi ini, Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan Seminar Nasional Entrepreneurship dengan tema Let's Fight in Online Bussiness. Seminar ini menghadirkan pembicara Internet Marketer Habibie Afsyah, dan penulis buku  Nine Summers Ten Autumns Iwan Setyawan.

Habibie menjelaskan, setiap manusia memiliki potensi untuk mengekspresikan diri melalui media, baik media cetak maupun media elektronik.

"Media elektronik merupakan salah satu media yang sangat mudah dan praktis, karena melalui media elektronik yang berbasis internet semua orang dapat mengekspresikan diri tanpa batas sekaligus meraup keuntungan yang sebanyak-banyaknya dengan jalan berbisnis online," kata Habibie, seperti dilansir laman Undip, Kamis (1/12/2011).

Sementara itu, dalam bukunya, Iwan memberikan motivasi tentang bagaimana suatu kesuksesan didapat dengan usaha dan kerja keras sehingga tercapai tujuan yang dicita-citakan.

"Saat ini para generasi muda harus memiliki energi yang besar dan semangat yang kuat untuk selalu melahirkan dan menghasilkan karya-karya yang bermanfaat sehingga dapat bersaing dengan para pemuda-pemudi yang ada di luar negeri," ujar Iwan

Menurutnya, generasi muda tidak boleh malas belajar dan berusaha, dimulai dari hal-hal kecil untuk mendapatkan hasil yang besar. Dia mengibaratkan kesempatan bagai buah-buahan yang menggelantung di atas pohon tinggi. "Maka untuk meraih buah-buahan tersebut harus dengan loncatan yang tinggi dan sekuat tenaga serta membutuhkan trik agar buah yang diambil pun tepat sasaran," imbuhnya.

Iwan pun menyarankan untuk senantiasa mengasah social skiil, karena tidak hanya kepintaran yang harus dimiliki untuk meraih kesuksesan.

"Jangan sia-siakan masa muda (masa kuliah), kesuksesan ditanam dari benih-benih yang kecil agar tumbuh menjadi pohon-pohon yang besar dan kuat," tandasnya.(rhs)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Office 365 diujicoba di Indonesia - Bisnis Indonesia

Posted: 30 Nov 2011 06:05 AM PST

JAKARTA: Microsoft Office 365, generasi berikutnya dari layanan produktivitas komputasi awan bagi semua segmentasi bisnis, telah hadir untuk uji coba di Indonesia. Dia dapat diakses melalui situs http://www.office365.co.id.

Office 365 menghadirkan kolaborasi Microsoft Office, Microsoft SharePoint Online, Microsoft Exchange Online, dan Microsoft Lync Online yang selalu terhubung dengan layanan komputasi awan. Uji coba bagi publik yang dimulai hari ini memungkinkan perusahaan dan konsumen di Indonesia untuk pertama kalinya mencoba layanan Office 365.

Business Group Head, Microsoft Office Division Microsoft Indonesia Bonnie Mamanua mengatakan Office 365 mampu memberikan dukungan bagi pebisnis kecil dengan kemampuan teknologi setaraf perusahaan besar. Microsoft telah menyediakan layanan komputasi awan selama bertahun-tahun untuk mendukung perusahaan multinasional seperti Shell dan DuPont.

"Pebisnis kecil kini dapat memperoleh kapabilitas teknologi yang sama kuatnya dengan perusahaan besar untuk memenuhi ambisi bisnis mereka," kata Bonnie dalam siaran pers yang diterima Bisnis hari ini.

Dengan Office 365, berpindah ke komputasi awan tidak perlu mengubah cara bekerja yang selama ini dipakai. Sebab, Office 365 didasarkan pada alat produktivitas industri terdepan yang telah dikenal dan dipercaya.

Karyawan dapat memanfaatkan cara baru dalam bekerja sama dengan mudah secara virtual pada perangkat apapun, termasuk ponsel, serta menggunakan aplikasi yang sudah biasa mereka gunakan seperti Office. Pemilik usaha juga dapat memperoleh fitur-fitur keamanan yang handal dan kontrol teknologi informasi yang mereka butuhkan di awan.

Semakin banyak perusahaan global yang menggunakan Office 365 sehingga memungkinkan para karyawan serta pelanggannya bekerja sama di awan. Bahkan, lebih dari 40% perusahaan yang berada dalam daftar '100 merek produk terbaik di dunia' yang dirilis oleh lembaga konsultan merek Interbrand, telah menggunakan Office 365 atau layanan-layanan terkait produktivitas awan milik Microsoft.

Di antara pelanggan-pelanggan baru, Campbell Soup Company dan Groupe Marie-Claire adalah dua perusahaan yang telah memilih Office 365 untuk menikmati manfaat produktivitas awan.Senior Vice

President and Chief Information Officer Campbell Soup Company Joe Spagnoletti memaparkan Office 365 merupakan kunci rencana pihaknya untuk mendorong karyawan ke inovasi masa mendatang, yakni produktivitas teknologi.

"Kami bertaruh pada awan dan Office 365 sebagaimana kami mempersiapkan diri untuk menciptakan lingkungan kerja yang sangat kolaboratif. Dengan begitu seluruh karyawan yang tersebar di dunia dapat bekerja sama dan berkomunikasi dengan cara yang sempurna," katanya.

Groupe Marie-Claire, majalah fashion yang diterbitkan di lebih dari 30 negara, akan menggunakan Office 365 untuk melakukan modernisasi e-mail perusahaan dan kapabilitas dalam melakukan kolaborasi. Dengan menggunakan Office 365, para karyawan di Groupe Marie-Claire akan dapat mengakses e-mail dan berbagi dokumen pada PC, Mac, atau berbagai perangkat mobile lain.

"Sebelum memilih layanan komputasi awan Microsoft, kami telah mengevaluasi berbagai penawaran produktivitas awan yang ada di pasaran. Office 365 adalah pilihan yang tepat untuk membantu perusahaan kami mendukung cara kerja dan tentunya menciptakan lingkungan kerja yang lebih mobile," kata IT Manajer Groupe Marie-Claire Philippe Chapier.

Microsoft memberikan lebih dari 30 update terbaru untuk Office 365 yang dapat meningkatkan kolaborasi dan komunikasi. Sementara itu, untuk SkyDrive, Microsoft menambahkan app-centric sharing untuk Office, manajemen dokumen yang handal dan pengunggahan yang lebih mudah dengan HTML5 yang utamanya berdasarkan masukan dari pelanggan.

Fitur baru dan perbaikan Office 365 tersebut meliputi layanan dukungan untuk Lync pada Mac. Pengguna Mac kini dapat menggunakan layanan instant messaging, presence dan konferensi video melalui Office 365.

Layanan SharePoint Business Connectivity yang baru memungkinkan orang untuk terhubung dengan informasi di dalam aplikasi bisnis inti perusahaan, seperti CRM (Customer Relationship Management) atau aplikasi SAP.  

Fitur baru lainnya yaitu layanan dukungan untuk Windows Phone 7.5. Mulai sekarang, orang dapat mengakses dan memperbarui dokumen di SharePoint Online dari mana saja dengan menggunakan Windows Phone.

"Berita-berita yang beredar saat ini menggambarkan bagaimana kita mampu melakukan eksekusi pada komputasi awan, yang belum pernah ada sebelumnya. Dengan lebih banyak pelanggan, lebih banyak kapabilitas dan komitmen yang melebihi pemain lain di industri ini," ujar Corporate Vice President Microsoft Office Division Takeshi Numoto.

Dengan Office 365, para profesional dan bisnis skala kecil dapat menjalankan bisnis dengan memanfaatkan paket pilihan Office Web Apps, Microsoft Exchange Online, Microsoft SharePoint Online, Microsoft Lync Online, dan situs eksternal dalam hitungan 15 menit. Biayanya US$6 per pengguna setiap bulan. (Bsi)
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 11.24  

0 komentar:

Poskan Komentar